Pengakuan ayah perkosa anaknya yang masih kelas 6 SD hingga hamil!! minta di selesaikan secara kekeluargaan!





Pengakuan ayah perkosa anaknya yang masih kelas 6 SD hingga hamil!! minta di selesaikan secara kekeluargaan!


Kabarta.my.id, Viral di media sosial, video berdurasi hampir 13 menit, berisi pengakuan seorang ayah telah setubuhi anak tirinya yang masih duduk di bangku kelas 6 SD hingga hamil 7 bulan.


Ironisnya, sang ibu dikabarkan sudah mengetahui kejadian tersebut dan malah mencoba menutup-nutupi kejadian yang menimpa putrinya.


Diketahui, peristiwa ini terjadi di Desa Paya Bakung, Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara.
Sabtu, ayah tiri ini tampak sedang diinterogasi mengenai perbuatannya oleh anggota polisi, TNI dan juga perangkat desa.


Menurut pengakuannya, ia sudah melakukan perbuatan bejat terhadap anak tirinya itu sebanyak 3 kali.

Salah satu diantaranya bahkan dilakukan saat ia, istri dan anak tirinya sedang tidur bersama di malam hari.

Ketika itu, mereka bertiga tidur bersama di satu ranjang dalam kondisi tanpa busana apapun, hanya dibalut selimut lantaran kepanasan.
Semula, pria ini menyebut bahwa ia ingin melakukan hubungan badan dengan istrinya, usai pulang larut malam dan dalam kondisi mabuk.

Hingga di tengah malam ia melakukan perbuatannya tanpa diketahui oleh istri yang juga tidur bersama mereka.

Saat ditanyai, ia mengaku lepas kendali hingga membuat anak tirinya itu hamil.

Perbuatan kedua dan ketiga juga dilakukan pria yang berprofesi sebagai bangunan ini juga akibat pengaruh minuman.
Pihak aparat keamanan dan perangkat desa yang menginterogasinya berusaha meminta pengakuan sejujurnya terhadap pria tersebut.

Mereka mempertanyakan kebenaran pengakuan pria ini yang telah memperkosa anak tirinya sebanyak 3 kali Menurut salah satu sumber suara, mereka meyakini pria tersebut sudah berbuat lebih dari 3 kali hingga bisa menyebabkan bocah kelas 6 SD tersebut hamil.
Namun pria ini tetap mengaku sudah mengatakan yang sejujurnya.

Diketahui, pria tersebut menginginkan permasalahan ini diselesaikan secara kekeluargaan.
Aparat keamanan dan perangkat desa juga diketahui bersedia membantu menyelesaikan kasusnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kabar lebih lanjut mengenai permasalahan yang menimpa keluarga ini.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel